Muslim
Inggris Daki Gunung Tertinggi Dunia untuk Bantu Korban Banjir Pakistan
Seorang muslim asal Stourbridge,
Inggris akan menaklukkan puncak Mount Everest, gunung tertinggi di dunia.
Ishtiaq Hussain, 37, sudah mendaftarkan diri ke Base Camp Mount Everest, dan
kini sedang melakukan persiapan untuk melakukan proyek pendakiannya.
Hussain melakukan perjalanan itu
bekerjasa sama dengan lembaga Penny Appeal untuk mendukung program
"Rebuilding Pakistan Appeal". Program itu akan mengerjakan
pembangunan kembali desa Kamar Mashani di Punjab, Pakistan. Desa-desa yang
jumlahnya tak terhitung di kawasan itu, tersapu banjir pada bulan Juli 2010,
menelan korban jiwa 1.700 orang dan lebih dari enam juta orang mengungsi.
Yang istimewa, Hussain adalah
seorang tuna rungu yang juga bekerja sebagai guru di British Sign Language. Ia
berkunjung ke Pakistan pada bulan April kemarin, dan mendengar cerita dari
keluarga dan teman-temannya sesama tuna rungi tentang kahancuran yang terjadi
akibat bencana banjir itu.
"Hati saya sangat tersentuh
mengetahui banyak keluarga yang menjadi korban, rumah, persediaan makanan dan
seluruh desa tersapu banjir. Mustahil buat saya untuk pulang ke rumah dan
menjalani kehidupan dengan normal. Saya punya keluarga yang baik dan kehidupan
yang stabil, dan saya mensyukurinya. Jadi, saya merasa bahwa saya harus
melakukan sesuatu untuk membantu mereka," ungkap Hussain.

"Saya tak sabar menunggu tiba
di Base Camp. Ini adalah tantangan yang berat dan beresiko. Tapi saya semangat
mengingat tujuan perjalanan ini untuk menggalang dana sebanyak mungkin, agar
proyek pembangunan kembali desa-desa yang terkena banjir bisa terlaksana,"
imbuhnya.
Hussain rencananya akan mendaki
sampai ke Base Camp di Selatan Everest di Nepal yang tingginya mencapai 5.360
meter. Jalur pendakian merupakan jalur yang menantang, bahkan bagi para pendaki
berpengalaman. Namun pemandangan dari jalur ini, konon merupakan pemandangan
yang paling indah di dunia dan akan menjadi pengalaman tak terlupakan sekali
seumur hidup.
Ketua Penny Penny Appeal mengatakan,
"Perjalanan 'Everest Base Camp' untuk mengingatkan kembali korban banjir
di Pakistan yang terlupakan. Kami menargetkan pengumpulan dana sebesar 40.000
pounsterling, uang itu cukup untuk membangun sebuah desa kecil, dengan
rumah-rumah dua kamar, membuat sumur dan menyediakan bantuan untuk warga."
Pendakian Gunung Everest untuk
keperluan amal ini mulai dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 18 Desember 2011.
Hussain sendiri menargetkan pencapaian donasi sebesar 3.500 pounsterling, yang
bisa disalurkan ke www.justgiving.com/Ishtiaq-Hussain. (kw/isc)

06.25
Ajeng


0 komentar:
Posting Komentar